Blog

Home / Menyelami Indahnya Ragam Wisata Budaya Tana Toraja

Menyelami Indahnya Ragam Wisata Budaya Tana Toraja

Date : Sep 19, 2017 Category : wisata
Author:

Tana Toraja merupakan salah satu daerah di Sulawesi Selatan yang kaya akan ragam budaya yang masih sangat lekat dengan masyarakatnya. Banyak sekali obyek wisata budaya yang terkenal di kabupaten berjarak sekitar 350 kilometer dari Kota Makassar. Tempat ini juga sangat tersohor dengan bangunan-bangunan etnik hingga upacara-upacara hingga keĀ  mancanegara. Untuk sampai ke lokasi wisata budaya Tana Toraja, pengunjung bisa menggunakan akses penerbangan domestik via Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dengan menempuh waktu perjalanan kurang lebih 45 menit lamanya. Sementara itu, jika menggunakan jalur darat membutuhkan waktu yang lebih lama, yakni 7 jam perjalanan lewat Kabupaten Enrekang. Kelebihannya, pengunjung bisa menikmati pemandangan indah Gunung Buttu Kabobong.

Suguhan Tradisi Wisata Budaya Tana Toraja merupakan tour toraja terbaik di makassar

Seperti yang telah dikatakan tadi, Tana Toraja merupakan surga bagi para pelancong yang ingin lebih mengenal budayanya. Wisata budaya Tana Toraja itu sendiri sangat beraneka ragam, hal itulah yang membuat tempat tersebut menjadi salah satu daya tarik sebagai obyek wisata yang paling diminati para wisatawan, baik lokal maupun asing. Tempat ini mempunyai banyak sekali keistimewaan di dalamnya, terutama lewat berbagai ritual serta upacara adat yang masih mendarah daging bagi masyarakat Tana Toraja.

 

  1. Upacara Rambu Solo

Upacara Rambu Solo merupakan upacara kematian atau penguburan khas Tana Toraja. Tradisi ini juga menjadi salah satu destinasi wisata budaya yang ditunggu-tunggu para wisatawan. Selama ini, jenazah orang yang sudah meninggal namun belum diupacarakan dianggap orang yang masih sakit. Maka dari itu, para penghuni rumah masih menyediakan berbagai kebutuhan untuk jenazah. Upacara Rambu Solo itu sendiri merupakan upacara yang masih dianggap sangat sakral serta penuh dengan aturan adat, juga memerlukan biaya yang sangat mahal bagi keluarga jenazah. Upacara ini diikuti dengan acara pemotongan ratusan kerbau dan babi. Biaya pengeluaran yang diperkirakan mencapai 500 juta hingga satu milyar rupiah. Maka dari itu, upacara ini jarang sekali diadakan.

 

  1. Kate Kesu

Kate Kesu adalah sebuah kawasan desa wisata budaya Tana Toraja yang menampilkan rumah tongkonan khas daerah tersebut. Di Kate Kesu, para pengunjung bisa melihat bangunan-bangunan yang unik serta hal-hal menarik lainnya, seperti peti mati dengan bentuk perahu juga tengkorak-tengkorak serta tulang-belulang manusia jaman dulu. Desa wisata ini terletak di Toraja Utara, sekitar 4 kilometer dari daerah Rantepao.

 

  1. Pohon Tarra dan Bori Parinding

Lokasi ini merupakan makam batu kuno yang sangat populer juga salah satu destinasi wisata budaya Tana Toraja yang kerap kali dikunjungi pelancong dari berbagai daerah. Terletak di sekitaran Gunung Sesean. Bori Parinding merupakan pemakaman kuno masyarakat Toraja yang sudah bertahan sejak tahun 1717. Hanya manusia dari golongan bangsawan dan berdarah biru yang dapat dimakamkan di sini. Selain itu, di sana juga terdapat pohon Tarra, makam bayi-bayi yang belum tumbuh giginya.

 

  1. Londa

Sama dengan Bori Paringding, Londa juga merupakan sebuah kompleks pemakanan yang kerap dijadikan destinasi wisata budaya di daerah Toraja. Di sana terdapat goa atau lubang peti yang dipahat khusus untuk memasukan jenazah. Tempat ini cukup populer serta aksesnya tidak terlalu jauh, hanya menempuh jarak 7 kilometer dari Rantepao.

 

Itulah beberapa wisata budaya Tana Toraja yang sangat khas dan bisa dijadikan referensi bagi traveller yang suka berbagai tempat dengan suasana kultur. Maka, Anda tak usah bingung untuk menentukan lokasi wisata budaya, khususnya di daerah Toraja. Semoga informasi tersebut bermanfaat.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© Copyright 2017.