Home » kesehatan » Apa itu Pap Smear, dan Apa Keuntungannya

Indonesia menjadi Negara dengan penderita kanker terbesar di dunia, kanker menjadi pemicu kematian terbesar di dunia. Di Indonesia kanker lebih sering menyerang wanita, terutama kanker payudara dan juga kanker serviks. Kanker serviks sebenarnya bisa dicegah dengan pemeriksaan rutin Pap Smear. Apa itu Pap Smear?

Pap Smear adalah pemeriksaan rahim dengan menggunakan alat medis bernama screening ginekologi untuk mengetahui keberadaan sel-sel kanker pada rahim. Dengan pemeriksaan ini maka setiap wanita bisa diketahui apakah sudah memiliki kanker serviks atau belum.

Orang yang harus mengikuti pemeriksaan ini adalah mereka yang sudah menikah atau aktif secara seksual, maupun mereka yang sudah berusia 18 tahun keatas. Pemeriksaan dilakukan dengan cara mengambil sample dari rahim berupa sel yang terdapat pada leher rahim.

Selanjutnya sel tersebut akan melalui uji laboratorium untuk mengetahui apakah sel tersebut sel jinak atau sel itu bisa mengarah pada timbulnya kanker serviks yang bisa membahayakan si wanita. Tes ini sendiri belum begitu banyak dilakukan oleh wanita di Indonesia, karena kurangnya pemahaman mengenai tes leher rahim.

Proses ini dilakukan dengan didampingi tenaga medis dan biasanya untuk melakukan pemeriksaan dini pencegahan timbulnya kanker serviks. Karena banyak penderita kanker serviks yang datang untuk melakukan pemeriksaan setelah mereka mengalami gejala di stadium lanjut.

Ada beberapa hal yang sering ditanyakan ketika seorang mengenai tes pengambilan sampel dari rahim ini. Pertanyaan ini sering ditanyakan oleh banyak orang kepada spesialis kandungan. Untuk lebih lanjut kita akan bahas mengenai tes pap smear.

Kapan Harus Melakukan Pap Smear

Ada baiknya tes ini dilakukan minimal dua tahun sekali atau satu tahun sekali. Karena sel kanker yang tumbuh dalam rahim tidak akan pernah terlihat dan dirasakan oleh setiap wanita. Sel kanker serviks yang disebabkan oleh bakteri Human Pappilomavirus (HPV) baru dirasakan ketika sudah memasuki stadium lanjut.

Hal inilah yang membuat tes pap smear itu penting untuk dilakukan oleh setiap wanita. Jangan sampai anda baru memeriksakannya ketika sel kanker sudah semakin ganas. Pencegahan dini sangat dibutuhkan agar bisa dilakukan tindak lanjut.

Begini Pemeriksaan Pap Smear

Pemeriksaan pap smear dilakukan dengan cara sederhana. Dimana dokter akan mengambil sample dari dalam rahim menggunakan alat yang dinamakan dengan spekulum dan kemudian hasil dari sample yang diambil oleh spekulum tersebut akan diperiksa ke laboratorium untuk melihat adakah sel kanker berbahaya.

Adapun Syarat Melakukan Pap Smear

Ada beberapa syarat yang harus dipersiapkan ketika seseorang ingin melakukan tes ini. Syarat tersebut yaitu, tes tidak dilakukan ketika sedang menstruasi, tidak boleh melakukan hubungan seksual dua hingga tiga hari sebelum pengambilan sample, tidak diperkenankan untuk mengunakan cairan antiseptik pembersih vagina sebelum pengambilan tes, dan tidak sedang hamil.

Jika anda sedang hamil, maka tes baru bisa dilakukan setelah dua hingga tiga bulan anda melahirkan. Karena hal itu dilakukan untuk menghilangkan darah nifas yang masih ada dalam perut wanita yang setelah melahirkan.

Ini Dia Keuntungan yang Didapat Dari Tes Pap Smear

Tes ini memiliki keuntungan yang cukup baik untuk anda sebagai wanita. Meskipun hasil laboratorium baru bisa anda dapatkan setelah tiga minggu, tetapi hasil tersebut bisa menghindari anda dari terserang kanker serviks. Meskipun hasil tes yang dilakukan tidak akan akurat 100 persen. Tetapi tes ini bisa dilakukan untuk mendapatkan hasil untuk mengetahui adanya sel kanker serviks atau tidak.